Strategi Tersembunyi PDI Perjuangan

Berita Terkini - Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan momen penting bagi parpol untuk berkuasa atau jadi oposisi. Posisi oposisi merupakan keniscayaan di negara demokrasi, tapi oposisi adalah indikasi kekalahan.

PDI Perjuangan menjelma menjadi partai politik besar yang mampu berkuasa selama satu dekade terakhir. Menatap pemilu 2024 partai merah ini bersiap siaga penuh untuk mengulangi kejayaan sekaligus hatrick jadi pemenang pemilu.

Bukan hanya jadi pemenang pemilu partai di bawah komando Megawati Soekarnoputri ini ingin kembali menjadikan kader terbaiknya melenggang ke istana. Megawati telah memutuskan Ganjar Pranowo diberi tugas untuk jadi capres dan ikut pilpres 2024.

PDI Perjuangan mempunyai kekuatan besar, logistik dan sumberdaya memadai untuk meraih kemenangan. Di pilpres Ganjar diprediksi akan menghadapi lawan kuat tokoh nasional berpengalaman ikut pilpres yakni Prabowo Subianto.

Ketua umum Partai Gerindra ini sudah 3 kali ikut pilpres. Walaupun semuanya mengalami kekalahan tapi pengalamannya akan bermanfaat untuk pilpres 2024. Prabowo kini menjelma menjadi capres dengan popularitas dan elektabilitas sangat tinggi, bahkan mampu menyalip elektabilitas Ganjar Pranowo.

Oleh karena itu partai dengan logo kepala banteng ini harus benar-benar matang dalam menggunakan strategi. Pertama, Megawati telah mengambil keputusan rasional memilih Ganjar Pranowo menjadi capres bukan putrinya yakni Puan Maharani.

Ganjar Pranowo memang bukan trah Soekarno tapi mempunyai elektabilitas sangat tinggi dan layak jadi capres. Sebaliknya Puan Maharani merupakan keturunan Soekarno dan Megawati tapi elektabilitasnya terlalu rendah untuk maju capres.

Kedua, PDI Perjuangan dan kolega harus memilih cawapres yang paling ideal. Tokoh yang mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh Ganjar. Tokoh ini masih dicari dan dipertimbangkan masak-masak.

Beberapa tokoh yang muncul adalah Erick Thohir, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil bahkan AHY. Semuanya dipertimbangkan dan nanti pada waktunya akan diumumkan. Siapapun itu pastinya yang terbaik menurut pengusung Ganjar Pranowo terutama Megawati.

Ketiga, berpikir panjang dan menambah mitra parpol. Beberapa waktu lalu PDI Perjuangan membuat publik terkejut. Puan Maharani selaku Ketua DPP PDI Perjuangan pernah menyampaikan jika salah satu kandidat cawapres adalah AHY yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

AHY dan Puan bahkan melakukan pertemuan langsung di senayan. Hal ini merupakan rekonsiliasi yang sangat bermakna bagi kesuksesan PDI Perjuangan. Jangka pendek mungkin Demokrat masih akan mendukung Anies Baswedan di KPP.

Sepertinya PDI Perjuangan sudah memprediksi jika Pilpres akan ada dua putaran. Diputara kedua nanti PDI Perjuangan membutuhkan dukungan parpol sebanyak-banyaknya termasuk Partai Demokrat.

Strategi rekonsiliasi dengan Demokrat akan bermanfaat diputaran kedua nanti. Ganjar Pranowo akan bertarung sengit dengan Prabowo Subianto, dengan bantuan Demokrat maka kemungkinan menang semakin besar.

Sumber : https://seword.com/politik/strategi-tersembunyi-pdi-perjuangan-ell67okOXL

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------